
masjidkapalmunzalan.id – KH. Luqmanulhakim (ayahman) kembali mengisi rangkaian Safari Dakwah di Kabupaten Sintang melalui kegiatan Seminar Parenting bertema “Anak Kita Anak Surga”. Seminar ini dihadiri oleh para orang tua dan masyarakat yang antusias mengikuti pembahasan seputar keluarga, pendidikan anak, serta membangun rumah tangga yang diridhai Allah SWT.Dalam penyampaiannya, Ayahman mengingatkan pentingnya menjaga hati dari sifat sombong yang dapat muncul karena berbagai hal dalam kehidupan.Beliau menyebutkan istilah “HAJIA” sebagai bentuk pengingat bagi para peserta, yaitu:
- Harta
- Jabatan
- Ilmu
- Amal Sholeh
Menurutnya, seseorang bisa terjatuh dalam kesombongan ketika merasa lebih baik dari orang lain karena kekayaan, kedudukan, pengetahuan, maupun amal ibadah yang dimiliki.
“Hati-hati dengan kesombongan jabatan, merasa lebih baik dari orang lain. Semua yang kita miliki hanyalah titipan dari Allah SWT,” pesan beliau.
Seminar berlangsung interaktif dan penuh kehangatan. Ayahman mengajak para peserta untuk merenungi kehidupan keluarga melalui beberapa pertanyaan reflektif yang ditulis langsung oleh peserta seminar, di antaranya:
- Apa hal yang paling kita syukuri?
- Apa hal baik yang kita senang melakukannya?
- Apa doa dan harapan keluarga kita tahun ini?
- Mau dibawa ke mana hubungan keluarga kita?
Melalui pertanyaan tersebut, Ayahman mengajak para orang tua untuk lebih mengenali arah dan tujuan keluarga, serta memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam rumah tangga.
Beliau juga mengingatkan bahwa tidak semua nikmat yang Allah berikan selalu hadir dalam bentuk kesenangan. “Kadang ujian juga menjadi bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ayahman menegaskan bahwa jika sebuah keluarga ingin bersama-sama menuju surga, maka ada tiga hal yang harus disepakati, ditaati, dan dijalankan bersama dalam kehidupan rumah tangga, yaitu:
1. Taat Aturan Allah
Meliputi menjaga aurat, menjauhi riba dan akad batil, menjaga shalat, serta memastikan rezeki yang halal.
2. Taat Larangan Allah
Menjauhi segala sesuatu yang dilarang dalam syariat agar kehidupan keluarga tetap berada dalam keberkahan.
3. Taat Ketetapan Allah (Takdir)
Belajar menerima setiap ketetapan Allah SWT dengan sabar, ikhlas, dan penuh keyakinan bahwa semua yang terjadi memiliki hikmah terbaik.
Seminar parenting berlangsung dengan penuh antusiasme dan suasana haru. Para peserta tampak aktif mengikuti sesi demi sesi yang disampaikan Ayahman. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi setiap keluarga untuk terus memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, serta membangun rumah tangga yang penuh cinta, ketakwaan, dan keberkahan menuju keluarga penghuni surga.