Awal Lahirnya Kajian Subuh Menggapai Keberkahan (SMK)


masjidmunzalanmubarakan.id – Pimpinan Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Muhammad Nur Hasan (Tok Ya), bersama Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Luqmanulhakim (Ayahman), kembali mengajak masyarakat untuk menghidupkan semangat MSQ (Masjid, Subuh, dan Quran), sebuah gerakan dakwah yang telah menjadi bagian dari perjalanan Masjid Munzalan Mubarakan sejak tahun 2012.


MSQ memiliki makna yang sederhana namun mendalam. Masjid adalah tempatnya, pusat peradaban umat Islam, tempat kembali, tempat berlabuh, serta tempat membangun kebersamaan dalam kebaikan.


Subuh adalah waktunya. Shalat Subuh memiliki keutamaan yang sangat besar karena disaksikan oleh para malaikat. Selain itu, Rasulullah ﷺ juga menjelaskan bahwa shalat Isya dan Subuh merupakan shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik. Karena itu, Subuh menjadi momentum terbaik untuk memulai hari dengan iman, ilmu, dan amal.


Sementara itu, Al-Qur’an menjadi kontennya. Al-Qur’an bukan hanya sebagai pedoman hidup, tetapi juga sumber kecerdasan atau Al-Qur’an Intelligence, yang memberikan petunjuk dan jawaban atas berbagai persoalan kehidupan manusia.


Menurut Tok Ya dan Ayahman, masjid merupakan pusat kehidupan umat. Dari masjid lahir pendidikan, persaudaraan, kepedulian sosial, hingga berbagai gerakan kebaikan yang membangun peradaban. Karena itu, menghidupkan masjid melalui shalat Subuh berjamaah dan interaksi dengan Al-Qur’an menjadi salah satu langkah penting dalam membangun masyarakat yang diberkahi.


LAHIRNYA SMK – Dari Kiri Bang Mukhlas, Tok Ya, Mbah Darmin, dan Ayahman yang menjadi bagian dari sejarah lahirnya Kajian Subuh Menggapai Keberkahan 14 tahun lalu. (Foto. Istimewa)

Dari MSQ Lahir Kajian Subuh Menggapai Keberkahan (SMK)

Semangat MSQ kemudian melahirkan Kajian Subuh Menggapai Keberkahan (SMK), sebuah kajian rutin ba’da Subuh yang hingga kini telah berjalan selama sekitar 14 tahun di Masjid Munzalan Mubarakan.


Pada masa awal perjalanannya, kajian ini dibersamai oleh sejumlah tokoh yang menjadi bagian dari sejarah lahirnya SMK, di antaranya Bang Mukhlas, Tok Ya, Mbah Darmin, dan Ayahman.


Tok Ya menceritakan bahwa pada awalnya singkatan SMK sempat menjadi bahan candaan dengan kepanjangan “Subuh Makan Kue”. Namun, dari diskusi dan kebersamaan tersebut lahirlah nama Subuh Menggapai Keberkahan, sebuah nama yang diinisiasi langsung oleh Tok Ya dan terus digunakan hingga sekarang.


Hingga hari ini, SMK tetap menjadi salah satu kajian rutin yang mengajak jamaah memulai hari dengan shalat berjamaah, membaca serta mentadabburi Al-Qur’an, dan memperkuat ukhuwah di lingkungan Masjid Munzalan Mubarakan.



Melalui semangat MSQ, Masjid Munzalan Mubarakan berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas keislaman, menghidupkan shalat Subuh berjamaah, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Awal Lahirnya Kajian Subuh Menggapai Keberkahan (SMK)

masjidmunzalanmubarakan.id – Pimpinan Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Muhammad Nur Hasan (Tok Ya), bersama Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Luqmanulhakim (Ayahman), kembali mengajak...

Baitul Waqaf Munzalan Masuk Finalis Kompetisi Fesyar KTI 2026

Sumber : Facebook Kemenag Kalbar masjidmunzalan.id – Program KAWANKU (Kolaborasi Aset Wakaf Amanah Nyata Melalui Kreativitas Usaha) yang dikembangkan oleh Baitul Wakaf Munzalan Indonesia...

Pelatihan Jarimatika Asmaul Husna Finger Matic Disambut Antusias Peserta

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Bimbingan Belajar (BBM) Jarimatika pada Kamis (2/7/2026) sebagai bagian dari upaya menguatkan kembali...

Rumah Zakat, Masjid Nusantara, dan Relawan Nusantara Jalin Silaturahmi serta Perkuat Sinergi Dakwah di Masjid Munzalan Mubarakan

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan menyambut hangat kunjungan silaturahmi dari Rumah Zakat, Masjid Nusantara, dan Relawan Nusantara pada Rabu pagi, 1 Juli 2026. Pertemuan ini...

Munzalan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sanggau

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia melalui Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Kantor Pemberdayaan Sanggau menyalurkan bantuan kepada keluarga Bapak Rifaii Utomo...

Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Memimpin Sujud Syukur 14 Tahun Perjalanan Masjid Munzalan Mubarakan di Masjid Negara Istiqlal Jakarta

masjidmunzalanmubarakan.id – Alhamdulillah, atas izin Allah hari Jumat, 19 Juni 2026, Keluarga Besar Masjid Munzalan Mubarakan melaksanakan Sujud Syukur 14 Tahun (2012 – 2026) Perjalanan...

Tok Ya: Masjid Harus Lebih dari Sekadar Beton dan Besi, Tetapi Kontribusi

masjidmunzalanmubarakan.id – Keluarga besar Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia menggelar Sujud Syukur 14 Tahun Perjalanan Dakwah Masjid Munzalan Mubarakan yang dipusatkan di Masjid Istiqlal...

KH. Nasaruddin Umar: Jadikan Sujud Syukur Sahabat Kehidupan

masjidmunzalanmubarakan.id – Keluarga besar Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia menggelar Sujud Syukur 14 Tahun Perjalanan Dakwah Masjid Munzalan Mubarakan dari tahun 2012 -2026 pada Jumat...

Masjid Munzalan Mubarakan Resmi Luncurkan Logo Baru

masjidmunzalanmubarakan.id –  Menyambut momentum bersejarah 14 tahun perjalanan dakwah dan pemakmuran umat, keluarga besar Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia melaksanakan kegiatan Sujud Syukur...