LAZ BMI Jalani Audit Syariah: Komitmen Menuju Transparansi dan Amanah

FOTO BERSAMA – Tim Auditor, jajaran Kantor Kemenag Provinsi Kalbar serta Kubu Raya dan jajaran LAZ BMI foto bersama dalam agenda Entry Meeting Audit Syariah LAZ BMI pada Senin (7/7). (Foto.Multimedia BMI)

masjidkapalmunzalan.id –  Lembaga Amil Zakat Baitulmaal Munzalan Indonesia (LAZ BMI) melaksanakan Entry Meeting Audit Syariah pada Senin, 7 Juli 2025 yang bertempat di Munzalan Tower Lantai 2. Kegiatan ini menjadi langkah awal proses audit untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Dr. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si beserta jajaran, Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI yang terdiri dari Rubiyanto Hadiwibowo, Nurbani Amien, Djubaedah, M. Noor Khozin, serta Saiful Rizan selaku Staf Katim Zakat Kemenag Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu, turut hadir pula Pengurus Pusat Masjid Kapal Munzalan Indonesia (MKMI).

Dari pihak LAZ BMI, hadir KH. Basri HAR dan Ustaz Ahmad Fanani selaku Dewan Pengawas Syariah LAZ BMI, serta jajaran direksi yaitu Sasongkojati selaku Direktur Utama, Adam Pratama selaku Direktur Operasional, Muhammad Luthfi selaku Direktur Pemberdayaan, serta para kepala bagian dan kepala unit LAZ BMI.

Audit untuk Evaluasi, Edukasi, dan Sinergi

Dalam sambutannya, Dr. H. Ekhsan menyampaikan bahwa kehadiran tim auditor bukanlah hal yang perlu ditakuti, melainkan bentuk edukasi, evaluasi, dan sinergitas untuk memajukan lembaga zakat. Menurutnya, audit ini merupakan bagian dari pengawasan dan pembinaan, terlebih kini LAZ BMI telah berstatus nasional dan menjadi mitra BAZNAS yang berkoordinasi langsung di bawah Kementerian Agama.

Beliau juga menyinggung pentingnya pengelolaan wakaf secara produktif dan inovatif. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan program gagasan baru seperti Wakaf Catin (Calon Pengantin) dan Wakaf Gani (Keluarga Nikah), sebagai bentuk perluasan fungsi wakaf dari yang sifatnya klasik ke ranah yang lebih berdampak sosial dan ekonomi.

Menurutnya, audit juga akan memperkuat posisi lembaga ketika menghadapi pertanyaan dan persepsi dari masyarakat, sehingga dapat memberikan satu jawaban yang utuh dan membangun kepercayaan publik.

AUDIT – Tim Auditor Kemenag RI melakukan audit syariah terhadap program-program yang dijalankan LAZ BMI pada Senin (7/7). (Foto.Multimedia BMI)

Solutif, Kolaboratif, dan Berdampak

Sementara itu, Rubiyanto Hadiwibowo selaku Pengendali Teknis Audit Syariah menjelaskan bahwa audit ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag, yang memiliki cakupan dari madrasah hingga eselon I.

Beliau menegaskan bahwa Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Badan Amil Zakat (BAZ) merupakan mitra dari Bimas Islam Kemenag. Karenanya, audit yang dilakukan bertujuan menilai kepatuhan syariah, efektivitas pendistribusian kepada 8 asnaf, serta ketepatan pengelolaan dana ZIS sebagaimana diamanatkan oleh PP No. 14 Tahun 2014 dan UU No. 23 Tahun 2011.

Rubiyanto juga mengapresiasi perkembangan LAZ BMI dari masjid hingga menjadi LAZNAS, serta memuji prinsip-prinsip amanah, jujur, dan dedikatif yang menjadi fondasi lembaga. Ia berharap LAZ BMI dapat menjadi role model nasional bahkan internasional dalam pengelolaan zakat.

“Kami berharap audit ini tidak hanya menilai, tapi juga membangun. Karena konsep pengawasan kami adalah Solutif, Kolaboratif, dan Berdampak,” ujar Rubiyanto.

Komitmen Amanah dari LAZ BMI

Dalam sambutannya, Sasongkojati selaku Direktur Utama LAZ BMI menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya belajar dan meminta arahan dari seluruh jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional agar tidak keluar dari amanah pengelolaan dana umat.

Kegiatan Entry Meeting ini menjadi momentum penting bagi LAZ BMI untuk menunjukkan transparansi, integritas, dan komitmen dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta memperkuat peran sebagai lembaga zakat yang berdampak luas bagi umat. (**) 

Penulis Chairul Rijal F | Editor Chairul Rijal F

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Puncak Haji Armuzna 2026, Berikut Makna dan Rangkaiannya

masjidkapalmunzalan.id – Musim haji 1447 H/2026 M resmi berjalan seiring pemberangkatan jemaah Indonesia menuju Tanah Suci. Memasuki fase terpenting dalam rangkaian ibadah haji, perhatian jemaah...

Momentum 14 Tahun Dakwah Munzalan, Silaturahim dengan Menteri Agama

oleh KH.Muhammad Nur Hasan (Tok Ya) masjidkapalmunzalan.id – Perjalanan dakwah selama 14 tahun Masjid Munzalan Mubarakan mencapai salah satu momentum penting melalui agenda silaturahim dan...

Peletakan Batu Pertama Masjid Nur Heryati Bandung

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan kembali melanjutkan ikhtiar membangun masjid cabang di berbagai daerah. Hari ini, langkah tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu...

Munzalan dan Paragon Perkuat Syiar Lewat Sinergi dan Kolaborasi

masjidkapalmunzalan.id – Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Luqmanulhakim (Ayahman), bersama jajaran Direksi LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia melakukan silaturahim dan audiensi dengan...

Hadirkan Ruang Berkreasi, Munzalan Resmikan Academy Center

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia melalui LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia meresmikan Munzalan Academy Center pada Selasa (28/04/2026) di Jakarta Barat. Pusat...

Memahami Perbedaan Rukun, Wajib, dan Sunah Haji

masjidkapalmunzalan.id – Di tengah keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci, pemahaman tentang rukun, wajib, dan sunah haji menjadi hal yang sangat penting. Ketiganya memiliki posisi dan...

Syiar, Silaturahim, dan Kolaborasi Tiga Saudara

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan kembali menjadi ruang bertemunya ukhuwah ma’hadiyah dan ukhuwah masajidallah melalui kunjungan silaturahim para pendiri, pimpinan, dan pengasuh...

Masjid Munzalan Mubarakan : Model Superholding Masjid Berbasis Baitullah dan Empat Pilar Masaajidallah

masjidkapalmunzalan.id – Masjid tidak lagi dipahami sebatas ruang ibadah, tetapi sebagai pusat peradaban umat. Inilah pendekatan yang dikembangkan oleh Masjid Munzalan Mubarakan, yang tumbuh...

Kajian Edukasi Sadar Halal bersama BKMT

masjidkapalmunzalan.id – Kajian Sadar Halal bertema “Jebakan Dalam Makanan” kembali digelar dalam rangkaian Gerakan Sadar Halal (GSH) Mempawah edisi ke-9. Kegiatan ini berlangsung di Masjid...