
oleh KH.Muhammad Nur Hasan (Tok Ya)
masjidkapalmunzalan.id – Perjalanan dakwah selama 14 tahun Masjid Munzalan Mubarakan mencapai salah satu momentum penting melalui agenda silaturahim dan audiensi bersama Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan keberkahan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pimpinan Masjid Munzalan Mubarakan KH.Muhammad Nur Hasan (Tok Ya), Prof Dr KH Wajidi Sayadi, Prof Dr Andi Salman Manggalatung (Tenaga Ahli Menteri Agama RI) dan Ustadz Rizky Aris Sirajudin dari Masjid Sehat Indonesia.
Perjalanan dakwah ini bermula dari sebuah masjid sederhana berukuran 11×17 meter di gang kecil di Pontianak, Kalimantan Barat. Dengan izin Allah SWT, langkah kecil tersebut kini berkembang menjadi gerakan dakwah berbasis masjid yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
GeraMomentumkan ini diasuh oleh ulama muda KH. Luqmanulhakim (Ayahman), yang terus mendorong penguatan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Lebih dari sekadar perjalanan organisasi, keberlangsungan dakwah ini merupakan hasil dari kontribusi jamaah, para muhsinin, orang tua asuh, serta para pejuang Al-Qur’an di pondok pesantren, sahabat yatim, dan berbagai elemen fii sabilillah.
Selama 14 tahun, Masjid Munzalan Mubarakan membuktikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kebangkitan umat. Harapannya, setiap langkah dakwah ini senantiasa berada dalam keberkahan, dikuatkan dalam amanah, dan terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (*)