
masjidkapalmunzalan.id – Kajian Sadar Halal bertema “Jebakan Dalam Makanan” kembali digelar dalam rangkaian Gerakan Sadar Halal (GSH) Mempawah edisi ke-9. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Darul Muttaqin, Jl. A. Rani, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, pada Selasa (14/4) pukul 14.00–15.00 WIB, dengan dihadiri sekitar 50 ibu-ibu Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Permata Kecamatan Mempawah Hilir.
Kajian disampaikan langsung oleh Nur Kamariah Askandar (Amah) menggunakan materi presentasi (slide) yang telah disiapkan oleh KMI. Penyampaian materi berlangsung interaktif dan komunikatif, diawali dengan menggali pemahaman peserta tentang konsep halal dan haram dalam makanan.
Sebagai pengantar materi, Amah mengisahkan tentang tertolaknya doa seorang lelaki tua akibat makanan yang tidak terjaga kehalalannya. Kisah ini menjadi jembatan untuk mengantarkan peserta pada pembahasan utama terkait berbagai “jebakan” dalam makanan yang kerap luput dari perhatian masyarakat.
Sebagian kecil audiens mengaku baru mengetahui informasi yang disampaikan, sementara sebagian besar lainnya telah mengikuti kajian sebelumnya dengan tema The Power of Doa. Hal ini menunjukkan kesinambungan edukasi halal yang terus terbangun di tengah masyarakat.
Karena keterbatasan waktu yang bertepatan dengan masuknya waktu Ashar, beberapa poin materi seperti penjelasan tentang angchiu, mirin, dan rhum belum sempat dibahas secara rinci dan direncanakan akan disampaikan pada kesempatan berikutnya.
Pelaksanaan kegiatan ini turut dibantu oleh satu anggota PASKAS sebagai tim media dan persiapan, sehingga rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran masyarakat, khususnya para ibu sebagai pengelola konsumsi keluarga, untuk lebih teliti dan peduli terhadap kehalalan makanan. Besar harapan agar edukasi sadar halal ini terus berlanjut dan memberikan dampak nyata di lingkungan keluarga, para pedagang, serta generasi muda. (*)