
masjidmunzalan.id – Dengan sinergi untuk mendorong kemandirian pesantren dan mencetak generasi yang berkompetensi, Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Bangka Belitung berkolaborasi dengan RD Haircut Studio. Kolaborasi ini melahirkan program Pelatihan Potong Rambut Profesional yang dibuat untuk para asatid dan santri penerima manfaat.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan BMI Babel untuk meningkatkan kompetensi dan skill santri, sehingga memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan di lingkungan pesantren maupun setelah menyelesaikan masa pendidikannya.
Kepala Kantor Perwakilan Provinsi (KKPP) BMI area Sumatra, Ridwan Maulana menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan konsumtif.
“Kami ingin santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kompetensi. Minimal keterampilan ini bermanfaat untuk pondok sendiri, dan ke depannya mereka siap menghadapi dunia luar dengan lebih percaya diri.” ujarnya
Owner RD Haircut Studio, Bambang Ardiansyah, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bentuk kontribusi terhadap kemaslahatan umat melalui keahlian yang dimilikinya.
“Saya bilang bismillah saja, karena ini berkaitan dengan maslahat orang banyak. Semoga ilmu yang kami bagikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya. Terima kasih kepada Orang Tua Asuh (OTA) yang sudah memfasilitasi pelatihan ini. Saya berharap keahlian ini bisa membantu kebutuhan potong rambut di pondok, bahkan nantinya dapat saya ajarkan lagi kepada adik-adik santri sebagai amal jariyah.” ujarnya
Salah satu peserta pelatihan, Ahmad Zikri (18), santri Pondok Trendi Petaling, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan yang difasilitasi secara gratis. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi manfaat bagi pesantrennya.