Apa yang Penting untuk Kita Ketahui dari Hari Sumpah Pemuda?

Kubu Raya (29/10/2024) – Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia memperingati momen penting dalam sejarahnya, yaitu Hari Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda merupakan sebuah deklarasi bersejarah yang diucapkan oleh para pemuda Indonesia.

Pada hari itu, kita mengingat ikrar berani yang diucapkan oleh para pemuda pada tahun 1928, sebagai simbol kebersamaan dan kesatuan bangsa. Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa persatuan dan semangat kebangsaan adalah landasan penting dalam perjalanan kita sebagai bangsa yang beragam.

Deklarasi ini menegaskan tekad untuk bersatu sebagai satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Ikar ini lahir ditengah masa kolonialisme yang keras, serta didorong atas kesadaran akan keberagaman yang ada di Indonesia, para pemuda sepakat untuk menyusun suatu Sumpah untuk dapat bersatu.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang Hari Sumpah Pemuda: 

  1. Ikrar Sumpah Pemuda merupakan hasil dari Kongres Pemuda II yang diselenggarakan pada 27-28 Oktober 1928 di Jakarta. 
  2. Ikrar Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak awal persatuan bangsa Indonesia. 
  3. Ikrar Sumpah Pemuda berisi tekad untuk mempersatukan Indonesia dengan satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa. 
  4. Sumpah Pemuda memiliki makna yang mendalam, di antaranya:
    • Menyatukan perjuangan 
    • Menumbuhkan identitas sebagai bangsa Indonesia 
    • Menumbuhkan kebanggaan untuk berbahasa Indonesia 
    • Menyemai nasionalisme 
  5. Peringatan Hari Sumpah Pemuda dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk bersatu dan memaknai perbedaan. 

 

Berikut Isi Teks / Naskah Sumpah Pemuda:

PERTAMA.

KAMI PUTERA DAN PUTRI INDONESIA,
MENGAKU BERTUMPAH DARAH YANG SATU,
TANAH INDONESIA.

KEDUA.

KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA,
MENGAKU BERBANGSA YANG SATU,
BANGSA INDONESIA.

KETIGA.

KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA,
MENJUNJUNG BAHASA PERSATUAN,
BAHASA INDONESIA.

Dalam hal ini, Masjid Kapal Munzalan Indonesia juga turun mengenang peristiwa penting tersebut, semoga dengan mengingat kejadian bersejarah ini, menjadi salah satu landasan agar kita dapat selalu bersatu, membangun bangsa dan Negara.

Tak pandang ras, tak pandang suku, tak pandang bahasa, kita satu Indonesia. Jangan terpaku pada perbedaan, karena sejatinya perbedaan itu adalah fitrah, yang sengaja Allah SWT ciptakan, memang begitu adanya.

Karena sesungguhnya manusia yang paling mulia bagi Allah adalah manusia yang paling bertakwa.

Dalam Surah Al-Hujurat Ayat 13 Allah SWT Berfirman:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْاۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ  ۝١٣
yâ ayyuhan-nâsu innâ khalaqnâkum min dzakariw wa untsâ wa ja‘alnâkum syu‘ûbaw wa qabâ’ila lita‘ârafû, inna akramakum ‘indallâhi atqâkum, innallâha ‘alîmun khabîr.
Artinya:
“Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti.”

Untuk itu, sebagai manusia yang memiliki akal, kita perlu berpikir dan merenung, hikmah apa yang terkandung dalam perbedaan tersebut?, pelajaran apa yang bisa kita catat?.

Bayangkan apabila di dunia ini hanya ada 1 jenis makhluk, bayangkan bila hanya ada 1 warna saja, bisa dibayangkan betapa suramnya.

Karena dengan banyaknya perbedaan, justru dunia menjadi unik, dunia menjadi penuh keistimewaan. Tergantung kita saja, untuk fokus pada kesamaan, sama-sama satu negara, sama-sama manusia.

Jangan anti dengan perbedaan, jangan mau diadu domba. “Untuk duduk bersama tidak harus sama, untuk bersama tidak harus sama-sama”. Pesan Ayahman dalam suatu sesi kajian.

Semoga Allah SWT selalu memberkahi, meridhoi segala langkah dan perbuatan kita, serta mengabulkan niat baik kita dengan cara – cara yang terbaik. Aamiin.

 

Referensi:

Bakesbangpol. 2022. Sejarah Sumpah Pemuda dan Makna di Dalamnya. Pemkab Lamongan. https://lamongankab.go.id/beranda/bakesbang/post/7073#:~:text=Makna%20Sumpah%20Pemuda&text=Sumpah%20Pemuda%20menyatukan%20para%20pemuda,ke%20arah%20yang%20lebih%20baik.

Hendi Fathurahman. 2024. Makna Sumpah Pemuda bagi Generasi Muda di Era Masa Kini. BKPSDM Pemkab Cilacap. https://bkd.cilacapkab.go.id/p/1242/makna-sumpah-pemuda-bagi-generasi-muda-di-era-masa-kini#:~:text=Pada%2028%20Oktober%201928%2C%20para,itu%20masih%20di%20bawah%20penjajahan.

Museum Sumpah Pemuda. 2019. Sejarah Sumpah Pemuda. Kemdikbud. https://museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id/sejarah-sumpah-pemuda/#:~:text=Sumpah%20Pemuda%20merupakan%20ikrar%20kebangsaan,pada%2027%2D28%20Oktober%201928.

 

 

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Kolaborasi Munzalan dan Master Kretek Cetak Terapis Profesional

masjidmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan bersama Laznas Baitulmaal Munzalan Indonesia resmi Kick Off Program Munzalan Terapis Akademi dengan mengusung tagline “Sehat dalam Taat, Sehat...

Speak With Heart: Pelatihan Public Speaking Santri Munzalan Bangun Generasi Percaya Diri

masjidmunzalanmubarakan.id –  Dalam rangka membangun generasi yang komunikatif dan percaya diri, Masjid Munzalan Mubarakan sukses menyelenggarakan pelatihan public speaking bertajuk “SPEAK WITH...

Belajar Adzan dan Iqomah yang Benar, Surau Munzalan Mubarakan Blora Gelar Pelatihan

masjidmunzalanmubarakan.id – Berangkat dari keprihatinan terhadap masih ditemukannya kesalahan pelafalan adzan dan iqomah di sejumlah masjid dan mushala, Surau Munzalan Mubarakan Blora menggelar...

Baitul Waqaf Munzalan Indonesia Raih Juara 2 Wakaf Produktif FESyar KTI 2026

masjidmunzalanmubarakan.id – Baitul Waqaf Munzalan Indonesia berhasil meraih Juara 2 kategori Lembaga Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) Unggulan Bidang Wakaf Produktif dalam ajang...

Awal Lahirnya Kajian Subuh Menggapai Keberkahan (SMK)

masjidmunzalanmubarakan.id – Pimpinan Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Muhammad Nur Hasan (Tok Ya), bersama Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Luqmanulhakim (Ayahman), kembali mengajak...

Baitul Waqaf Munzalan Masuk Finalis Kompetisi Fesyar KTI 2026

Sumber : Facebook Kemenag Kalbar masjidmunzalan.id – Program KAWANKU (Kolaborasi Aset Wakaf Amanah Nyata Melalui Kreativitas Usaha) yang dikembangkan oleh Baitul Wakaf Munzalan Indonesia...

Pelatihan Jarimatika Asmaul Husna Finger Matic Disambut Antusias Peserta

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Bimbingan Belajar (BBM) Jarimatika pada Kamis (2/7/2026) sebagai bagian dari upaya menguatkan kembali...

Rumah Zakat, Masjid Nusantara, dan Relawan Nusantara Jalin Silaturahmi serta Perkuat Sinergi Dakwah di Masjid Munzalan Mubarakan

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan menyambut hangat kunjungan silaturahmi dari Rumah Zakat, Masjid Nusantara, dan Relawan Nusantara pada Rabu pagi, 1 Juli 2026. Pertemuan ini...

Munzalan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sanggau

masjidmunzalanmubarakan.id – Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia melalui Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Kantor Pemberdayaan Sanggau menyalurkan bantuan kepada keluarga Bapak Rifaii Utomo...