Sholat Dhuha: Keutamaan, Niat, Tata Cara, dan Doanya

Ilustrasi (Foto.Net)

masjidkapalmunzalan.id –  Sholat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang memiliki banyak keutamaan, khususnya dalam hal mendatangkan rezeki. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah matahari terbit hingga menjelang masuk waktu Dzuhur. Meskipun hukumnya sunnah, sholat Dhuha sangat dianjurkan karena merupakan amalan yang dicintai Rasulullah SAW.

Keutamaan Sholat Dhuha dalam Hadits

Banyak hadits sahih yang menjelaskan keutamaan sholat Dhuha. Di antaranya:

  1. Pengganti sedekah seluruh persendian tubuh
    Rasulullah SAW bersabda:
    “Setiap pagi, setiap persendian salah seorang dari kalian harus disedekahi. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan adalah sedekah, mencegah kemungkaran adalah sedekah, dan semuanya itu bisa digantikan dengan dua rakaat sholat Dhuha.”
    (HR. Muslim)

  2. Wasiat Rasulullah SAW kepada sahabatnya
    Dari Abu Hurairah RA, ia berkata:
    “Kekasihku (Nabi Muhammad SAW) mewasiatkan kepadaku tiga perkara: puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat sholat Dhuha, dan sholat witir sebelum tidur.”
    (HR. Bukhari dan Muslim)

Bacaan Niat Sholat Dhuha

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Artinya:
“Aku niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Dhuha

Secara umum, tata cara sholat Dhuha sama seperti sholat sunnah pada umumnya, yakni minimal dua rakaat dan salam. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Niat sholat Dhuha.

  2. Takbiratul ihram, dilanjutkan dengan doa iftitah.

  3. Membaca surat Al-Fatihah.

  4. Membaca surat pendek dari Al-Qur’an.

  5. Ruku’ dan i’tidal.

  6. Sujud pertama.

  7. Duduk di antara dua sujud.

  8. Sujud kedua.

  9. Berdiri untuk rakaat kedua, mengulangi bacaan seperti rakaat pertama.

  10. Tasyahud akhir.

  11. Salam.

Setelah selesai, dianjurkan berdoa memohon rezeki dan keberkahan.

Doa Setelah Sholat Dhuha

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu.

Ya Allah, jika rezekiku ada di langit, turunkanlah; jika di bumi, keluarkanlah; jika sulit, mudahkanlah; jika haram, sucikanlah; jika jauh, dekatkanlah. Dengan berkah waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepadaku segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.”

Sholat Dhuha adalah amalan ringan namun sarat pahala. Selain menjadi bentuk syukur atas nikmat Allah, sholat ini juga menjadi sebab turunnya rezeki dan keberkahan hidup. (*)

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Puncak Haji Armuzna 2026, Berikut Makna dan Rangkaiannya

masjidkapalmunzalan.id – Musim haji 1447 H/2026 M resmi berjalan seiring pemberangkatan jemaah Indonesia menuju Tanah Suci. Memasuki fase terpenting dalam rangkaian ibadah haji, perhatian jemaah...

Momentum 14 Tahun Dakwah Munzalan, Silaturahim dengan Menteri Agama

oleh KH.Muhammad Nur Hasan (Tok Ya) masjidkapalmunzalan.id – Perjalanan dakwah selama 14 tahun Masjid Munzalan Mubarakan mencapai salah satu momentum penting melalui agenda silaturahim dan...

Peletakan Batu Pertama Masjid Nur Heryati Bandung

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan kembali melanjutkan ikhtiar membangun masjid cabang di berbagai daerah. Hari ini, langkah tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu...

Munzalan dan Paragon Perkuat Syiar Lewat Sinergi dan Kolaborasi

masjidkapalmunzalan.id – Pengasuh Masjid Munzalan Mubarakan, KH. Luqmanulhakim (Ayahman), bersama jajaran Direksi LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia melakukan silaturahim dan audiensi dengan...

Hadirkan Ruang Berkreasi, Munzalan Resmikan Academy Center

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia melalui LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia meresmikan Munzalan Academy Center pada Selasa (28/04/2026) di Jakarta Barat. Pusat...

Memahami Perbedaan Rukun, Wajib, dan Sunah Haji

masjidkapalmunzalan.id – Di tengah keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci, pemahaman tentang rukun, wajib, dan sunah haji menjadi hal yang sangat penting. Ketiganya memiliki posisi dan...

Syiar, Silaturahim, dan Kolaborasi Tiga Saudara

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Munzalan Mubarakan kembali menjadi ruang bertemunya ukhuwah ma’hadiyah dan ukhuwah masajidallah melalui kunjungan silaturahim para pendiri, pimpinan, dan pengasuh...

Masjid Munzalan Mubarakan : Model Superholding Masjid Berbasis Baitullah dan Empat Pilar Masaajidallah

masjidkapalmunzalan.id – Masjid tidak lagi dipahami sebatas ruang ibadah, tetapi sebagai pusat peradaban umat. Inilah pendekatan yang dikembangkan oleh Masjid Munzalan Mubarakan, yang tumbuh...

Kajian Edukasi Sadar Halal bersama BKMT

masjidkapalmunzalan.id – Kajian Sadar Halal bertema “Jebakan Dalam Makanan” kembali digelar dalam rangkaian Gerakan Sadar Halal (GSH) Mempawah edisi ke-9. Kegiatan ini berlangsung di Masjid...