Khataman Quran Bahagia MKMI Seri ke-65: Tadabbur Makna Falaq dan Transformasi Spiritualitas

TAUSIYAH – Ustaz Andika Putra Rianda menyampaikan tausiyah dalam rangka Khataman Quran Bahagia MKMI Seri ke 65 di Masjid Kapal Munzalan Indonesia pada Rabu (18/6). (Foto: Chairul Rijal F)

Penulis Chairul Rijal F | Editor Chairul Rijal F

masjidkapalmunzalan.id –  Sebagai bentuk ikhtiar membumikan Al-Qur’an dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam ibadah, Masjid Kapal Munzalan Indonesia (MKMI) kembali menggelar Khataman Quran Bahagia Seri ke-65 pada Rabu, 18 Juni 2025. Kegiatan ini dilangsungkan setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah dan diisi dengan tausiyah penuh makna oleh Ustaz Andika Putra Rianda.

Acara ini turut dihadiri oleh Pengasuh MKMI KH. Luqmanulhakim (Ayahman), jajaran pengurus pusat, serta para Santri Penerima Amanah (SPA) Masjid Kapal Munzalan Indonesia.

Dalam sambutan awalnya, Ustaz Andika menyampaikan bahwa salah satu bukti nyata bahwa Masjid Kapal Munzalan adalah ruang yang hidup dan dinamis adalah hadirnya jamaah yang aktif mengikuti berbagai kegiatan pembinaan ruhiyah secara rutin.

MEMBACA QUR’AN – Seluruh jajaran pengurus pusat Masjid Kapal Munzalan Indonesia (MKMI) sedang membaca qur’an dalam Khataman Qur’an Bahagia MKMI Seri ke 65 pada Rabu (18/6). (Foto: Chairul Rijal F)

Makna Tadabbur dalam Surah Al-Falaq

Pada kesempatan tersebut, Ustaz Andika mengajak jamaah untuk memperdalam makna tadabbur dari surah pelindung, yaitu Surah Al-Falaq. Ia menekankan bahwa makna perlindungan dalam surah ini bukan sekadar bentuk penjagaan lahiriah, melainkan juga perlindungan dari sisi spiritual dan batiniah manusia.

Terkhusus pada Surah Al-Falaq ayat 1:

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ۝١

“Katakanlah (Muhammad), Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh).”

Ustaz Andika mengulas tafsir dari Ibnu Katsir, bahwa kata falaq bukan hanya bermakna waktu subuh secara literal, namun merupakan metafora atas retaknya kegelapan malam oleh cahaya, terbukanya jalan dari kebuntuan, hingga terangnya batin oleh petunjuk ilahi. Oleh karena itu, waktu subuh dijadikan dasar nilai oleh MKMI dalam program Masjid Subuh Quran (MSQ), sebagai simbol dari transformasi ruhani menuju cahaya kebaikan.

MEMBACA QUR’AN – Santri Penerima Amanah (SPA) Masjid Kapal Munzalan Indonesia (MKMI) sedang membaca qur’an dalam Khataman Qur’an Bahagia MKMI Seri ke 65 pada Rabu (18/6). (Foto: Chairul Rijal F)

Tiga Jenis Serangan dalam Surah Al-Falaq

Lebih lanjut, beliau menyampaikan tiga jenis serangan spiritual yang dikandung dalam ayat-ayat berikutnya:

  1. Serangan makhluk yang diciptakan (Ayat 2)

    “Dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,”
    Menunjukkan bahwa kejahatan bukan berasal dari Allah, melainkan dari makhluk yang menyalahgunakan kehendak bebasnya.

  2. Serangan dari gelapnya malam (Ayat 3)

    “Dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,”
    Diinterpretasikan sebagai simbol dari kebingungan, ketidaktahuan, dan ancaman tersembunyi.

  3. Serangan buhul sihir dan hasutan halus (Ayat 4–5)
    Ayat ini menggambarkan efek negatif yang muncul dari hasutan, fitnah, manipulasi, hingga penyakit hati berupa hasad (dengki) yang halus tapi mematikan.

Melalui tausiyah ini, para jemaah diajak untuk merenungi kembali pentingnya berlindung kepada Allah dari segala bentuk kegelapan—baik yang tampak maupun yang tersembunyi—dan memperkuat spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Semoga tadabbur dari surah Al-Falaq menjadi bahan refleksi yang mendalam dan memperkuat ikatan kita dengan Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk, cahaya, dan perlindungan. (*)

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Yudisium Santri MKMI 1447 H: Momentum Penguatan Niat, Disiplin, dan Khidmat Santri

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Kapal Munzalan Indonesia (MKMI) kembali menggelar kegiatan Yudisium Santri Masjid Kapal Munzalan Indonesia pada Rabu, 14 Ramadan 1447 H / 4 Maret 2026. Kegiatan...

Wajib Tahu! Ini Delapan Asnaf Penerima Zakat dalam Islam

masjidkapalmunzalan.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat Islam di seluruh Indonesia diingatkan untuk menunaikan zakat fitrah sebagai kewajiban yang melekat pada setiap Muslim yang mampu...

Kisah Inspiratif Bang Maidi Azam, Dari Keterbatasan Lahir Ketulusan

masjidkapalmunzalan.id – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan melalui aksi nyata para santri dalam program Santri Berbagi Takjil (SBT) Ramadan 1447H. Kegiatan ini menjadi...

Dulu Penerima, Kini Berbagi: Cerita Citra di Santri Berbagi Takjil

masjidkapalmunzalan.id – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali dihidupkan melalui aksi nyata para santri dalam program Santri Berbagi Takjil (SBT) yang diselenggarakan oleh Masjid Kapal...

Kampoeng Ramadan 1447H: Santri Bagikan Takjil ke Masyarakat

masjidkapalmunzalan.id – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan melalui aksi nyata para santri dalam program Santri Berbagi Takjil (SBT) yang diselenggarakan oleh Masjid Kapal...

Tips Puasa Anti Haus Saat Ramadan

masjidkapalmunzalan.id – Bulan Ramadan merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Selama menjalankan ibadah tersebut...

Tanggal, Keutamaan, dan Amalan di 10 Malam Terakhir Ramadan

masjidkapalmunzalan.id – Malam Lailatul Qadar kembali menjadi momen paling dinanti umat Islam di seluruh dunia pada bulan suci Ramadan. Malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini...

Gelar Pelatihan Dai Perdana di Masjid Kapal Munzalan Bulukumba

masjidkapalmunzalan.id – Untuk pertama kalinya sejak terbentuk pada periode kepengurusan saat ini, Lembaga Dakwah dan Syiar Islam (LDSI) DPD BKPRMI Bulukumba sukses menggelar Pelatihan Dai...

Pembukaan KRM dan “Ramadan Penoh Cinte” Diawali Pawai Obor

Penulis : Inko Annisa Oktaviani masjidkapalmunzalan.id – Lautan cahaya obor membelah malam di Desa Kuala pada Sabtu malam saat ribuan masyarakat memadati Pawai Obor dalam rangka menyambut...