
masjidkapalmunzalan.id – Rombongan santri dan santriwati peserta kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Tingkat Nasional mulai berdatangan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.
Sekitar lebih dari 500 santri dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan akan mengikuti rangkaian kegiatan IBS yang berlangsung pada 15–18 Januari 2026. Hingga Rabu, 14 Januari 2026, sejumlah peserta telah tiba di Bulukumba, di antaranya berasal dari Kepulauan Bangka Belitung dan wilayah Sumatera serta Kontingen Kalimantan Barat
Pengasuh Masjid Kapal Munzalan Bulukumba, H. Kardi, menegaskan bahwa pelaksanaan IBS merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh elemen masyarakat Bulukumba.
“IBS ini adalah amanah besar bagi Kabupaten Bulukumba. Insyaallah kita berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh santri yang datang dari berbagai daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerimaan resmi peserta IBS akan dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bulukumba. Setelah seremoni tersebut, para santri akan ditempatkan di rumah-rumah warga serta penginapan yang telah disiapkan oleh panitia bersama masyarakat.
“Setelah penerimaan resmi, santri akan menempati rumah atau penginapan yang disediakan. Selanjutnya akan ada berbagai lomba, tour keliling Bulukumba, dan puncak acara yang digelar di Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB),” jelasnya.
IBS Tingkat Nasional ini digelar oleh Pengurus Masjid Munzalan Bulukumba dan akan diisi dengan berbagai perlombaan keagamaan yang berlangsung di sejumlah pondok pesantren di Bulukumba. Pada malam puncak, diperkirakan akan dihadiri sekitar 500 santri dan santriwati, yang dipusatkan di Kampus UMB.

Sementara itu, salah seorang warga sekaligus penyedia penginapan bagi peserta IBS, Hj. Andi Endang, mengungkapkan bahwa puluhan santri dari luar daerah telah menempati kediaman dan hotel miliknya yang berlokasi di Jalan Dato Tiro, Kecamatan Ujung Bulu.
“Dari Bangka Belitung sudah ada 14 orang di rumah, dan dari Sumatera juga sudah tiba puluhan santri dan santriwati. Kami masih bisa menampung jika masih ada yang membutuhkan tempat tinggal,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Kominfo Bulukumba tersebut mengaku bersyukur dapat terlibat langsung dalam mendukung suksesnya pelaksanaan IBS.
“Alhamdulillah, sesuai dengan nama kegiatannya, insyaallah saya akan bahagiakan para santri dan santriwati selama mereka berada di penginapan kami. Ini kesempatan untuk memberi manfaat, apalagi kepada anak-anak yang sedang menuntut ilmu agama,” tuturnya.
Kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Tingkat Nasional 2026 di Kabupaten Bulukumba yang dikenal dengan julukan Butta Panrita Lopi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi santri se-Indonesia, tetapi juga menjadi momentum promosi daerah serta penguatan peran masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala nasional. (*)
Sumber : Radar Selatan dan Harian Fajar