
masjidkapalmunzalan.id – Untuk pertama kalinya sejak terbentuk pada periode kepengurusan saat ini, Lembaga Dakwah dan Syiar Islam (LDSI) DPD BKPRMI Bulukumba sukses menggelar Pelatihan Dai selama dua hari, 14–15 Februari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Kapal Munzalan Tanah Beru dan diikuti 29 peserta dari utusan DPK, pesantren, sekolah, serta masyarakat umum. Direktur LDSI BKPRMI Bulukumba, Sabir, S.Pd, menjelaskan bahwa pelatihan menghadirkan enam materi yang dibawakan oleh pemateri berkompeten di bidang dakwah.
“Alhamdulillah, pelatihan dai ini berlangsung selama dua hari dengan enam materi yang dibawakan oleh para pemateri yang ahli di bidangnya,” jelas Sabir, didampingi Sekretaris Daerah LDSI BKPRMI Bulukumba, Syamsir.
Seremoni pembukaan dihadiri H. Kardi Suwardi, SE, selaku pengasuh masjid sekaligus tuan rumah kegiatan. Ketua BKPRMI Bulukumba, Muhammad Arpa, S.Pd, turut hadir dan memberikan materi ke-BKPRMI-an kepada para peserta. Materi Retorika Dakwah disampaikan oleh Dr. Ikhwan Bahar, M.Pd, Wakil Direktur Wilayah LDSI BKPRMI Sulawesi Selatan. Ia juga menutup secara resmi rangkaian pelatihan pada hari kedua.
“Kami dari DPW mengapresiasi terlaksananya Pelatihan Dai ini. Apalagi pengurus LDSI masih baru, bahkan belum dilantik, namun sudah mampu menggelar kegiatan. Ini juga menjadi yang pertama dari seluruh DPD BKPRMI. Semoga ke depan dapat ditindaklanjuti dengan manajemen yang lebih baik,” ujar Dr. Ikhwan Bahar dalam sambutan penutupan.
Sambutan penutup lainnya disampaikan Muslim Bahar, M.Pd, Pengasuh Masjid Kapal Munzalan sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mutahabbun. Hadir pula Abd. Halim Amsur, M.Pd, Pengurus DPD BKPRMI Bulukumba yang juga Penyuluh Agama Kecamatan Bontobahari.
Ketua panitia, Irham, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk Badan Amil Zakat Nasional, pengasuh Masjid Kapal Munzalan, serta berbagai pihak lainnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
Pelatihan Dai ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kapasitas dai muda di Bulukumba, sekaligus memperkuat peran dakwah yang adaptif, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sumber : simpulindonesia.com