
masjidkapalmunzalan.id – Banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya merusak rumah dan memaksa warga mengungsi, tetapi juga mencemari hampir seluruh sumber air bersih. Di tengah kondisi tersebut, sebagian warga terdampak terpaksa mengonsumsi air kotor demi bertahan hidup.
Bencana hidrometeorologi ini menyisakan lumpur setinggi paha yang menutupi permukaan daratan, sekaligus merusak sumber air bawah tanah maupun air permukaan. Akibatnya, masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan paling mendasar seperti minum, memasak, dan ibadah.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, Munzalan berkolaborasi dengan sejumlah lembaga dan komunitas kemanusiaan turun langsung ke lokasi terdampak. Upaya yang dilakukan meliputi penyediaan alat penyaringan air serta distribusi air bersih ke titik-titik pengungsian dan dapur umum warga.
Distribusi air bersih ini berlangsung selama hampir dua pekan, sejak Jumat, 5 Desember hingga Selasa, 16 Desember 2025, dengan sebaran lokasi sebagai berikut:

Rekapitulasi Distribusi Air Bersih
-
5 Desember 2025
Dapur Umum DT Peduli, Desa Berawang, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya -
6 Desember 2025
Posko Dapur Umum Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu
Posko Dapur Umum LAZIS Al-Haromain, Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua -
7 Desember 2025
Posko DT Peduli, Desa Bunot, Kecamatan Meureudu -
8 Desember 2025
Dapur Umum DT Peduli, Desa Berawang, Kecamatan Meureudu
Posko Dapur Umum LAZIS Al-Haromain, Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua -
9 Desember 2025
Posko Dapur Umum Desa Tijin Daboh, Kecamatan Ulim -
10 Desember 2025
Posko Dapur Umum Desa Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu
Posko Dapur Umum Desa Meunasah Tuha, Dusun Lhoknga, Kecamatan Meureudu -
11 Desember 2025
Dapur Umum DT Peduli, Desa Berawang, Kecamatan Meureudu -
12 Desember 2025
Rumah Relawan DT Peduli, Desa Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu -
13 Desember 2025
Masjid Istiqomah, Desa Ring Blang, Kecamatan Meureudu -
14 Desember 2025
Meunasah Desa Bunot, Kecamatan Meureudu -
15 Desember 2025
Meunasah Desa Geulanggang, Kecamatan Ulim
Meunasah Desa Masjid Ulim Baroe, Kecamatan Ulim -
16 Desember 2025
Meunasah Desa Babah Kreung, Kecamatan Bandar Dua
Meunasah Desa Aleu Ketapang, Kecamatan Bandar Dua
Secara keseluruhan, distribusi air bersih telah menjangkau 17 titik lokasi. Setiap titik beroperasi selama kurang lebih dua jam, dengan kapasitas distribusi sekitar 48 galon (19 liter) per jam. Total air bersih yang berhasil disalurkan mencapai 33.756 liter.
Munzalan menegaskan bahwa krisis air bersih masih menjadi kebutuhan mendesak di berbagai wilayah terdampak banjir di Aceh. Kolaborasi lintas lembaga dan dukungan masyarakat luas sangat dibutuhkan agar distribusi air bersih dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga. (*)