Panggilan Sayang Rasulullah kepada Istrinya Penuh Romantis

Ilustrasi (Foto.Net)

masjidkapalmunzalan.id – Rasulullah SAW bukan hanya teladan dalam ibadah dan kepemimpinan, tetapi juga dalam urusan rumah tangga. Beliau dikenal memiliki sikap yang sangat romantis, lembut, dan penuh kasih sayang terhadap para istrinya. Di antara istri-istri beliau, Aisyah RA memiliki tempat istimewa di hati Rasulullah SAW. Setelah wafatnya Khadijah RA, riwayat menyebutkan bahwa tidak ada istri yang lebih dicintai Rasulullah SAW selain Aisyah RA.

Keromantisan beliau tampak dari panggilan-panggilan penuh kasih yang digunakan kepada Aisyah. Panggilan ini bukan hanya ungkapan cinta, tetapi juga menjadi rahasia keharmonisan dan kehangatan rumah tangga Nabi SAW.

Berikut empat panggilan mesra Rasulullah SAW kepada Aisyah RA yang diriwayatkan dari berbagai sumber klasik dan bisa menjadi inspirasi bagi pasangan Muslim:

1. Humaira (Si Pipi Kemerah-merahan)

Panggilan “Humaira” adalah yang paling terkenal. Kata ini berasal dari hamra, yang berarti kemerahan, dan digunakan untuk memanjakan. Aisyah RA dikenal berkulit putih dan pipinya memerah ketika tersipu atau tersenyum.

Dalam satu riwayat disebutkan, Rasulullah SAW pernah berkata,

“Wahai Humaira! Apakah engkau suka melihat mereka (orang Habsyah bermain tombak)?”
Aisyah menjawab, “Ya,” lalu bersandar di bahu beliau. (HR An-Nasa’i & Ahmad)

Panggilan ini menunjukkan perhatian dan kasih sayang Rasulullah SAW terhadap istrinya bahkan dalam hal-hal kecil.

2. Muwaffaqah (Yang Diberi Petunjuk)

Dalam salah satu dialog yang diriwayatkan Tirmidzi, Rasulullah SAW memanggil Aisyah dengan sebutan Muwaffaqah, yang berarti “yang diberi petunjuk”.
Panggilan ini bukan hanya sapaan lembut, tapi juga doa agar Aisyah selalu mendapat bimbingan dan taufik dari Allah SWT.

Hal ini menjadi contoh indah bagaimana seorang suami seharusnya mendoakan kebaikan bagi istrinya di setiap kesempatan.

3. Aisy (Panggilan Pendek dari Nama)

Kadang, Rasulullah SAW hanya memanggilnya dengan “Aisy” — bentuk pendek dari Aisyah.
Meski sederhana, panggilan ini menunjukkan keakraban dan kemesraan. Dalam kehidupan rumah tangga, sapaan lembut seperti ini bisa menciptakan kedekatan emosional yang mendalam.

4. Ummu Abdullah (Ibu dari Abdullah)

Walaupun Aisyah RA tidak memiliki keturunan dari Rasulullah SAW, beliau tetap memanggilnya dengan gelar kehormatan Ummu Abdullah — merujuk pada keponakannya, Abdullah bin Zubair.

Ibnu Hibban meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW berkata:

“Dia Abdullah dan engkau Aisyah adalah Ummu Abdullah.”

Panggilan ini merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan yang membuat Aisyah RA merasa mulia dan dicintai.

Cinta yang Menjadi Teladan Sepanjang Zaman

Empat panggilan sayang ini menunjukkan bahwa romantisme dalam rumah tangga adalah bagian dari sunnah Nabi. Rasulullah SAW mengekspresikan cinta dengan lembut, penuh doa, dan penghormatan kepada istrinya.

Menghidupkan sapaan penuh kasih dalam rumah tangga — seperti yang dilakukan Rasulullah SAW — bukan hanya mempererat hubungan suami istri, tetapi juga menghadirkan keberkahan dalam kehidupan.

Wallahu a’lam.

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Munzalan Gelar Kick On Kampoeng Ramadhan 1447 H Lewat Event “Serdam Sehat Bahagia”

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Kapal Munzalan Indonesia kembali menggelar rangkaian kegiatan Kampoeng Ramadhan 1447 H/2026 M. Kick on tahun ini dibuka melalui event bertajuk Serdam Sehat...

Munzalan Salurkan Bantuan di Pidie Jaya Dibersamai Ayahman

masjidkapalmunzalan.id – Setelah menuntaskan perjalanan kemanusiaan di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, rombongan Paskas Rescue 479 Kloter 3 di bawah naungan Masjid Kapal Munzalan Indonesia...

Silaturahmi Dakwah Lintas Negeri, Ustadz Selangor ke Munzalan

Oleh : Ustaz H.Muhammad Nur Hasan masjidkapalmunzalan.id – Masjid Kapal Munzalan Pontianak kembali menjadi ruang bertemunya ukhuwah lintas negeri dengan kedatangan Ustadz Muda asal Selangor...

Munzalan Konsisten Kirim Paskas Rescue 479 ke Aceh

masjidkapalmunzalan.id – Paskas Rescue 479 yang berada di bawah naungan Masjid Kapal Munzalan Indonesia terus menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan. Tim relawan secara konsisten...

Harumkan Nama Daerah, Utusan Kalbar Sabet Kontingen Teladan

masjidkapalmunzalan.id — Kontingen Kalimantan Barat (Kalimantan 1) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Nasional 2026 yang digelar di Bulukumba...

Tampil Gemilang, Tuan Rumah Juara Umum IBS Nasional 2026

masjidkapalmunzalan.id – Kabupaten Bulukumba keluar sebagai Juara Umum dalam ajang Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Tingkat Nasional 2026, yang resmi ditutup pada Sabtu malam, 17 Januari 2026...

Kilau Prestasi di Tanah Pinisi, Kontingen Sumatra Borong Juara di IBS Nasional Bulukumba

masjidkapalmunzalan.id – Gema takbir dan rasa syukur menyelimuti kontingen Sumatra dalam ajang bergengsi Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Nasional yang baru saja usai digelar di Bulukumba...

Sidrap Raih Kontingen Terfavorit di IBS Nasional 2026

masjidkapalmunzalan.id – Kontingen Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Tingkat Nasional 2026 yang berlangsung di...

500 Santri Lintas Pulau Ikuti IBS Nasional 2026 di Bulukumba

masjidkapalmunzalan.id – Sebanyak 500 santri dan santriwati dari berbagai provinsi di Indonesia berkumpul di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dalam kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri...