Munzalan Hadiri Muntada Sanawi V Dewan Pengawas Syariah

MEMBUKA – Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud secara resmi membuka acara Muntada Sanawi V Komisi Fatwa MUI 2025 di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Foto. www.mui.or.id)

masjidkapalmunzalan.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Muntada Sanawi V Dewan Pengawas Syariah (DPS) Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) pada 16–17 Oktober 2025 di Jakarta. Forum tahunan ini menjadi ajang konsolidasi dan penguatan peran zakat sebagai pilar kesejahteraan umat, sekaligus mendorong sinergi antara lembaga zakat, badan pemerintah, dan lembaga sosial lainnya dalam memastikan perlindungan bagi masyarakat rentan sesuai prinsip syariah.

Tahun ini, Muntada Sanawi berfokus pada upaya memastikan zakat dikelola sesuai prinsip syariah dan menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat. Forum ini juga membahas fatwa-fatwa terbaru MUI yang relevan dengan pengelolaan zakat, serta memperkuat peran DPS dalam pengawasan syariah guna mengantisipasi potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana zakat.

Munzalan Hadir, Tekankan Pentingnya Sinergi dan Literasi Zakat

Laznas Baitulmaal Munzalan Indonesia turut hadir dalam kegiatan ini, diwakili oleh Ustaz Adam Pratama dan Ustaz Yusuf Al Amin. Ustaz Adam menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting bagi DPS dari berbagai wilayah untuk bermusyawarah dan berdiskusi mengenai perkembangan fatwa-fatwa zakat.

“Muntada Sanawi ini sangat baik karena menjadi wadah penguatan dan praktik pengawasan DPS di lembaga amil zakat nasional. Ini menunjukkan kepedulian MUI terhadap perkembangan zakat. Ketika lembaga zakat bersatu, itu berarti kita bergerak bersama untuk kemaslahatan umat,” ujar Ustaz Adam.

Ia menambahkan, peran DPS sangat penting untuk memastikan pengelolaan zakat tetap sesuai syariah serta mampu memberi solusi bagi pemberantasan kemiskinan dan penguatan literasi zakat di masyarakat.

“Dengan adanya forum ini, kami berharap dapat saling bertukar pikiran, berkembang, dan saling menguatkan dalam pengabdian untuk umat,” imbuhnya.

MUI Dorong Profesionalisme dan Transparansi Lembaga Zakat

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, Kiai Marsudi menilai bahwa perkembangan zakat di Indonesia semakin baik.

“Sekarang ini sudah ada 198 Lembaga Amil Zakat yang terkoordinasi. Dulu, urusan zakat hanya dikelola oleh para kiai dan langsung diberikan kepada yang berhak. Kini pengelolaan zakat sudah lebih profesional dan transparan,” ujarnya.

Menurut Kiai Marsudi, peningkatan kualitas lembaga zakat terlihat dari adanya sistem audit yang semakin ketat terhadap pengelolaan zakat. Ia berharap setiap lembaga zakat dapat meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), baik dalam audit dunia maupun audit akhirat.

“Pengelolaan zakat bukan hanya diaudit di dunia, tapi juga di akhirat. Maka tanggung jawab ini sangat besar. Audit dunia dan akhirat harus sama-sama bersih,” tegasnya.

Kiai Marsudi juga berbagi pengalaman saat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU, di mana keterbukaan laporan keuangan justru meningkatkan kepercayaan publik dan jumlah donatur.

“Begitu juga lembaga zakat. Jika laporan keuangan dibuka dan dikelola profesional, para muzaki akan datang berbondong-bondong tanpa harus dijemput. Itulah lembaga zakat yang profesional, auditable dunia dan akhirat,” katanya.

Tingkatkan Literasi ZIS dan Wakaf untuk Mendorong Kemandirian Umat

Lebih lanjut, Kiai Marsudi menjelaskan bahwa ajaran zakat, infak, sedekah (ZIS), dan wakaf sejatinya bertujuan menjadikan umat Islam mandiri secara ekonomi.

“Ajaran ZIS dan wakaf itu mengajarkan umat untuk menjadi orang kaya raya agar bisa membayar zakat. Maka penting untuk mendidik generasi muda agar tumbuh menjadi pembayar zakat, bukan penerima,” ujarnya.

MUI, lanjutnya, memiliki kepentingan besar agar bangsa Indonesia semakin makmur melalui peningkatan jumlah pembayar zakat.

“Kita perlu menyatukan pandangan: bagaimana mengurus zakat dengan baik dan menciptakan sumber-sumber zakat, sedekah, serta wakaf yang produktif,” pungkasnya.

Hadir dalam pembukaan acara ini sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua MUI Bidang Fatwa Prof. KH Asrorun Ni’am Sholeh, Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH Miftahul Huda, Ketua MUI Bidang PRK Prof. Amany Lubis, Katib Aam PBNU KH Said Asrori, serta Direktur Kepesertaan BPJS Eko Nurdianto. (*)

Bagikan :
Berita Populer

Section Title

Munzalan Gelar Kick On Kampoeng Ramadhan 1447 H Lewat Event “Serdam Sehat Bahagia”

masjidkapalmunzalan.id – Masjid Kapal Munzalan Indonesia kembali menggelar rangkaian kegiatan Kampoeng Ramadhan 1447 H/2026 M. Kick on tahun ini dibuka melalui event bertajuk Serdam Sehat...

Munzalan Salurkan Bantuan di Pidie Jaya Dibersamai Ayahman

masjidkapalmunzalan.id – Setelah menuntaskan perjalanan kemanusiaan di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, rombongan Paskas Rescue 479 Kloter 3 di bawah naungan Masjid Kapal Munzalan Indonesia...

Silaturahmi Dakwah Lintas Negeri, Ustadz Selangor ke Munzalan

Oleh : Ustaz H.Muhammad Nur Hasan masjidkapalmunzalan.id – Masjid Kapal Munzalan Pontianak kembali menjadi ruang bertemunya ukhuwah lintas negeri dengan kedatangan Ustadz Muda asal Selangor...

Munzalan Konsisten Kirim Paskas Rescue 479 ke Aceh

masjidkapalmunzalan.id – Paskas Rescue 479 yang berada di bawah naungan Masjid Kapal Munzalan Indonesia terus menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan. Tim relawan secara konsisten...

Harumkan Nama Daerah, Utusan Kalbar Sabet Kontingen Teladan

masjidkapalmunzalan.id — Kontingen Kalimantan Barat (Kalimantan 1) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Nasional 2026 yang digelar di Bulukumba...

Tampil Gemilang, Tuan Rumah Juara Umum IBS Nasional 2026

masjidkapalmunzalan.id – Kabupaten Bulukumba keluar sebagai Juara Umum dalam ajang Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Tingkat Nasional 2026, yang resmi ditutup pada Sabtu malam, 17 Januari 2026...

Kilau Prestasi di Tanah Pinisi, Kontingen Sumatra Borong Juara di IBS Nasional Bulukumba

masjidkapalmunzalan.id – Gema takbir dan rasa syukur menyelimuti kontingen Sumatra dalam ajang bergengsi Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Nasional yang baru saja usai digelar di Bulukumba...

Sidrap Raih Kontingen Terfavorit di IBS Nasional 2026

masjidkapalmunzalan.id – Kontingen Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Tingkat Nasional 2026 yang berlangsung di...

500 Santri Lintas Pulau Ikuti IBS Nasional 2026 di Bulukumba

masjidkapalmunzalan.id – Sebanyak 500 santri dan santriwati dari berbagai provinsi di Indonesia berkumpul di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dalam kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri...