
Source : Kemenag Provinsi Kalbar
masjidkapalmunzalan.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) yang digagas oleh Masjid Kapal Munzalan. Dukungan tersebut disampaikan saat melepas Kontingen IBS Kalbar menuju IBS Nasional yang akan digelar di Bulukumba, Sulawesi Selatan, 15 s.d 17 Januari 2026 pada Rabu (14/1/2026).
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Kalbar mengapresiasi Masjid Kapal Munzalan yang secara konsisten menghadirkan program pemberdayaan santri berskala nasional. Ia bahkan berharap, program IBS dapat berkembang lebih luas hingga ke tingkat internasional.
“Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada Masjid Kapal Munzalan yang telah menggagas Program Indonesia Bahagiakan Santri tingkat nasional. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di tingkat Provinsi Kalbar, tepatnya di Kabupaten Sambas. Harapan kami, ke depan program ini bisa lebih mendunia, setidaknya di wilayah Borneo hingga Asia Tenggara,” ujar Muhajirin Yanis.
Lebih lanjut, Kakanwil berpesan kepada seluruh peserta kontingen agar mengikuti rangkaian kegiatan IBS Nasional dengan penuh kebahagiaan dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik pesantren dan Provinsi Kalimantan Barat.
“Ikutilah kegiatan ini dengan penuh kebahagiaan. Nikmati proses perjalanannya yang mengesankan, jaga kesehatan, tampilkan potensi diri secara maksimal, serta jaga nama baik Kalimantan Barat,” pesannya.

Kegiatan pelepasan kontingen yang berlangsung di Lobby PTSP Kanwil Kemenag Kalbar tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha H. Mahmud, S.Ag, Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Zakat Emmy Jumartina, para santri peserta IBS, ustadz pendamping, serta orang tua santri.
Sementara itu, Ketua Kontingen IBS Kalbar, Ustadz Zulfiadi, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa total peserta utusan Kalbar berjumlah 14 orang. Dari jumlah tersebut, 11 santri mengikuti kegiatan secara langsung di Bulukumba, sementara sisanya mengikuti secara daring (online).
“Sebanyak 11 peserta akan berangkat ke Bulukumba, Sulawesi Selatan pada siang hari ini. Semoga seluruh kontingen selamat sampai tujuan dan kembali dengan membawa harum nama Kalimantan Barat,” tuturnya.
Program Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) merupakan inisiatif Masjid Kapal Munzalan yang bertujuan menghadirkan ruang pembelajaran, penguatan karakter, serta pengalaman kebangsaan bagi para santri dari berbagai daerah di Indonesia. (*)