
masjidkapalmunzalan.id – Menjelang Ramadan 1447 H/2026, konsumsi kurma meningkat seiring tradisi berbuka puasa yang dianjurkan dalam sunnah Rasulullah SAW. Namun bagi sebagian umat Islam, memilih kurma kini juga berkaitan dengan kepedulian terhadap isu kemanusiaan, khususnya solidaritas terhadap Palestina.
Kesadaran konsumen mendorong pentingnya memahami cara mengecek kurma Israel agar masyarakat dapat lebih selektif saat berbelanja. Sejumlah lembaga advokasi internasional menyarankan konsumen untuk memeriksa asal produk sebelum membeli.
Daftar Merek Kurma Terafiliasi Israel
Mengutip laman Within Our Lifetime (WOL), Aweea, dan aplikasi Boycat yang digunakan untuk melacak afiliasi perusahaan terhadap Israel, berikut sejumlah merek kurma yang disebut memiliki keterkaitan dengan eksportir Israel:
Bonbierra, Brousse & Fils, Carmel Agrexco, Delilah, Desert Diamond, Hadiklaim, Jordan River, Jordan Valley, Jordan Plains, Anna and Sarah, Urban Platter, King Solomon, MyJool, Mehadrin, Nava Fresh, Premium Medjoul, Rapunzel, Red Sea, Royal Treasure, Fancy Medjoul, Kalahari, Tamara Barhi, Paradise Dates, Shams, Star Dates, Food to Live, Sincerely Nuts, Erel Dates Ltd, Agrofood Marketing, Yoffi, Karsten Farms, ASDA, Bateel, Bomaja, Bonboniera, La Palma, Mark & Spencer, Morrisons, Waitrose, Sahara Gold, Sainsbury, Sadaf.
Daftar ini beredar dalam kampanye advokasi konsumen internasional dan dapat berubah seiring pembaruan data perusahaan.
Pentingnya Konsumen Memeriksa Asal Produk
Meningkatnya perhatian terhadap asal produk mencerminkan perubahan perilaku konsumen Muslim yang lebih sadar etika. Memeriksa label, barcode, dan identitas perusahaan menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan sebelum membeli kurma untuk kebutuhan Ramadan.
Dengan informasi yang tepat, umat Islam dapat tetap menjalankan sunnah berbuka puasa dengan kurma sekaligus mempertimbangkan nilai solidaritas dalam pilihan konsumsi. (*)