
masjidkapalmunzalan.id – Di sela rangkaian Safari Dakwah KH. Luqmanulhakim atau yang akrab disapa Ayahman di Sintang dan Putussibau, terselip agenda kebersamaan bersama PASKAS Kalimantan Barat melalui kegiatan Sharing Session yang dilaksanakan di Masjid Munzalan Al Husni Sintang pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Sharing session diawali dengan penyampaian materi oleh Ustadz Muhammad Adia Nugraha sebelum dilanjutkan oleh Ayahman sebagai pemateri utama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan PASKAS dari berbagai daerah, di antaranya PASKAS Landak, PASKAS Sanggau, dan PASKAS Melawi. Kehadiran para peserta menjadi simbol semangat ukhuwah dan kolaborasi dakwah antargenerasi muda di Kalimantan Barat.
Dalam sharing-nya, Ayahman menyampaikan materi bertajuk “ARAH”, yang merupakan akronim dari:
- Allah
- Rasulullah SAW
- Akhirat
Menurut beliau, manusia memerlukan arah hidup agar tidak kehilangan tujuan dalam menjalani kehidupan.
“Kita perlu arah agar hidup menjadi terarah,” ujar Ayahman di hadapan peserta.
Beliau menjelaskan bahwa ketika seseorang merasa sendirian, tidak dihargai, atau merasa dunia tidak adil, maka seorang Muslim harus kembali mengingat Allah SWT, Rasulullah SAW, dan kehidupan akhirat sebagai pegangan utama.
“Ketika merasa tidak ada yang menghargai, ingatlah bahwa ada Allah Yang Maha Melihat. Allah tidak pernah menyia-nyiakan dan mengingkari janji-Nya,” pesannya.
Ayahman juga mengajak peserta untuk belajar memandang ujian hidup dengan lebih luas. Menurutnya, sebesar apa pun ujian manusia, perjuangan dan ujian yang dialami Rasulullah SAW jauh lebih berat.
“Kalau merasa ujian kita berat, coba bandingkan dengan ujian Baginda Rasulullah SAW,” ungkap beliau.
Selain itu, Ayahman turut mengingatkan bahwa kehidupan dunia tidak selalu berjalan sesuai keinginan manusia. Namun, seorang mukmin harus meyakini adanya keadilan sempurna di akhirat kelak.
“Sering merasa dunia ini tidak adil? Tenang, masih ada akhirat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ayahman juga membahas tentang doa dan keyakinan seorang hamba kepada Allah SWT. Beliau menegaskan bahwa tidak ada doa yang benar-benar tertolak.
Menurutnya, Allah mengabulkan doa dengan tiga cara:
- Dikabulkan sesuai permintaan
- Ditunda sampai waktu terbaik yang Allah tentukan
- Diganti dengan sesuatu yang lebih baik
Sharing Session berlangsung interaktif dan penuh refleksi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penguat spiritual sekaligus ruang pembinaan bagi para anggota PASKAS dan generasi muda agar tetap memiliki arah hidup yang benar, kuat dalam menghadapi ujian, serta istiqamah dalam perjuangan dakwah dan kebaikan.