Unik, Masjid di Kalimantan Barat Ini Berbentuk Kapal

Bagikan :

Masjid Munzalan merupakan masjid yang unik. Masjid di Kalimantan ini dibangun dengan bentuk yang menyerupai kapal.

Selain keunikan bentuk masjid yang seperti kapal, ternyata masjid Kapal Munzalan juga mengelola puluhan lembaga amal soleh yang terdiri dari kelompok pendidikan, sosial, serta usaha.

Dengan demikian, aktivitas yang dilakukan di dalam masjid tak hanya digunakan untuk ibadah salat lima waktu.

Masjid yang terletak di Gang Imaduddin, Jalan Sungai Raya Dalam 2, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat ini juga memiliki keunikan dalam letak tempatnya.

Sebab, 95 persen penduduk di kawasan tersebut adalah nonMuslim. Meski demikian, kegiatan sehari-hari di dalam masjid diakui tak mengganggu warga sekitar.

Masjid yang dibangun dan dikelola oleh M. Nur Hasan dan Rahman, serta Ustadz Luqmanulhakim ini memiliki luas 11×17 meter dengan daya tampung sebanyak 200 jemaah. Hingga saat ini, Masjid Kapal Munzalan telah mengelola puluhan lembaga amal soleh.

Berbagai Lembaga Amal Sholeh Masjid Kapal Munzalan
Lembaga amal soleh yang terdapat di Masjid Kapal Munzalan terbagi menjadi tiga kelompok, yakni dalam bidang pendidikan, bidang social, dan bidang usaha.

Dalam bidang pendidikan, Masjid Kapal Munzalan memiliki kelompok bermain dan Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar (SD), Munzalan Boarding School (setara SMP), Balai Tahfiz Quran (BTQ),

Bimbingan Belajar, dan aktivitas pendidikan bagi SPA. Jumlah seluruh santri yang belajar di Masjid Kapal Munzalan saat ini tak kurang dari 700 orang.

Sedangkan dalam bidang sosial, Masjid Kapal Munzalan merintis Gerakan Infaq Beras (GIB). Gerakan ini telah berdiri di 70 Kota di Indonesia dan tersebar di 22 Provinsi dengan jumlah Pasukan Amal Sholeh (PASKAS) tak kurang dari 2500 orang. 

Sementara itu, dalam bidang usahanya, terdapat belasan bisnis produktif seperti kuliner, toko, mini market, distributor, hingga ekspor komoditas unggulan. Keuntungan dari bisnis ini 100 persen diserahkan untuk mendukung aktivitas dakwah di Masjid Kapal Munzalan.

Bahkan, ada pula rumah sehat yang dikelola oleh dua dokter di Masjid Kapal Munzalan. Di rumah sehat yang bernama Rumah Sehat Munzalan ini dikembangkan metode kesehatan thibbun nabawi, pengobatan medis, herbal, hijamah, dan rukyah syariah.

Masjid Kapal Munzalan juga mengembangkan Baitulmaal yang telah memiliki 9 cabang di seluruh Indonesia. Masjid ini pun mengelola aset wakaf dengan nilai tak kurang dari Rp50 miliar yang sebagian besar berasal dari masyarakat, dan sebagian kecil dibeli dari wasilah tijarah (usaha).

Saat ini, Masjid Kapal Munzalan sedang menyelesaikan Munzalan Tower, sebuah bangunan enam lantai yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan berbasis masjid, serta wisma bagi ulama. 

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer