
masjidkapalmunzalan.id – Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga Islami di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, PASKAS bersama Masjid Munzalan Mubarakan menggelar Tabligh Akbar bertema “Membangun Keluarga yang Dirindukan Surga” di Masjid Agung Darunnajah Putussibau pada Kamis malam, 21 Mei 2026.
Kegiatan ini menghadirkan KH. Luqmanulhakim atau yang akrab disapa Ayahman sebagai pemateri utama. Acara tersebut menjadi ruang inspirasi sekaligus penguatan spiritual bagi masyarakat dalam membangun keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Sebelum pelaksanaan tabligh akbar, Ayahman terlebih dahulu menghadiri agenda Gala Dinner di kediaman Bapak Wahyudi. Kegiatan tersebut diisi dengan kultum singkat yang hangat dan penuh makna. Dalam penyampaiannya, Ayahman menuturkan bahwa terdapat banyak jalan untuk meraih surga.
“Banyak cara untuk menggapai surga. Ada yang dengan jalan sederhana, santai, namun istiqamah dalam kebaikan,” ungkapnya di hadapan para jemaah masjid

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama tokoh masyarakat dan para jamaah. Setelah itu, Ayahman beserta rombongan menuju Masjid Agung Darunnajah Putussibau untuk mengikuti rangkaian Tabligh Akbar. Dalam tausiyahnya, Ayahman menyampaikan tentang empat golongan manusia yang dirindukan surga berdasarkan hadis riwayat Abu Daud dan Tirmidzi.
1. Gemar Membaca dan Mengamalkan Al-Qur’an
Ayahman mengajak jamaah untuk membiasakan membaca Al-Qur’an meski sedikit, asalkan istiqamah. Menurutnya, membaca satu halaman atau bahkan satu lembar setiap hari sudah menjadi langkah baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Beliau juga memberikan analogi sederhana namun mengena.
“Kulit kambing ketika bertemu kayu menjadi bedug, ketika bertemu minyak menjadi kerupuk kulit, dan ketika bertemu tulisan Al-Qur’an menjadi kaligrafi. Maka manusia pun akan mulia ketika dekat dengan Al-Qur’an,” jelasnya.
Ia turut mengingatkan bahwa banyak orang berharap masuk surga, namun masih lalai dalam menjaga shalat.
2. Menjaga Lisan
Pada poin kedua, Ayahman menekankan pentingnya menjaga ucapan. Ia menyampaikan istilah sederhana yang mengundang senyum jamaah, yakni “JAMU” yang berarti Jaga Mulut. “Berbicara baik atau lebih baik diam,” pesannya singkat namun mendalam.
3. Memberi Makan Orang Lapar
Ayahman juga mengajak jamaah untuk gemar berbagi makanan kepada orang lain, terutama mereka yang membutuhkan.
“Yang menerima bahagia, yang memberi lebih bahagia,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa kebiasaan memberi makan orang lapar mungkin terlihat sederhana, namun menjadi salah satu amalan yang dapat mengantarkan seseorang menuju surga.
4. Berpuasa di Bulan Ramadan
Golongan terakhir yang dirindukan surga adalah orang-orang yang menjaga ibadah puasanya di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Tabligh Akbar berlangsung dengan penuh antusiasme. Ratusan jemaah memadati area masjid dan mengikuti tausiyah hingga selesai. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk terus membangun keluarga yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an, menjaga akhlak, serta memperkuat amal ibadah dalam kehidupan sehari-hari.