
masjidkapalmunzalan.id – LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia menggelar pertemuan dengan tim Paragon, termasuk tim Paradaya Movement, dalam rangka pemaparan laporan progres program tahun 2025 sekaligus diskusi peluang kolaborasi ke depan. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan program pendidikan vokasional dan pemberdayaan mustahiq.
Dalam forum tersebut, LAZ Baitulmaal Munzalan memaparkan perkembangan empat program utama, yakni PESMA (Program Penyaluran Dana Ramadhan), MSA (Munzalan Service Academy), SDA (Santri Digital Academy), serta MTA (Munzalan Therapist Academy). Keempat program telah berjalan sekitar dua bulan dengan fokus pada pendidikan vokasional berbasis keterampilan.
Pemaparan secara khusus menyoroti progres program MSA dan MTA. Untuk MSA dan SDA, saat ini peserta masih berada pada fase pembelajaran dan pendampingan intensif selama kurang lebih tiga bulan sehingga belum memasuki tahap penghasilan. Sementara itu, program MTA menunjukkan capaian signifikan. Sejumlah peserta telah mulai memperoleh pendapatan, di antaranya terdapat peserta yang mampu menangani hingga 35 klien per bulan dengan penghasilan sekitar Rp8 juta, serta peserta lain dengan rata-rata 14 hingga 15 klien per bulan. Peserta MSA juga telah memasuki tahap in-house service sebagai bagian dari praktik lapangan.
Secara umum, tim Paragon menyampaikan respons positif terhadap perkembangan program tersebut dan menyatakan ketertarikannya untuk melanjutkan kerja sama, khususnya pada program Ramadhan mendatang.
Sebagai tindak lanjut, LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia merencanakan pengajuan empat skema kolaborasi, meliputi program unggulan, program pemberdayaan, program yang berfokus pada wilayah Sumatra, serta program khusus Ramadhan. Skema ini diharapkan mampu memperluas dampak sosial sekaligus memperkuat ekosistem pemberdayaan berbasis pendidikan vokasional.
Pertemuan dihadiri perwakilan Paragon, di antaranya Bapak Dwi, Bapak Firdaus, dan Ibu Dwi. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi bersama antara dunia filantropi dan korporasi untuk menghadirkan solusi pemberdayaan yang berkelanjutan bagi masyarakat.