RINDU RASULULLAH ; DAKWAH MASAJIDALLAH

Bagikan :

Banyak cara utk memanifestasikan kerinduan kita kepada Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
Salah satunya adalah dengan mewujudkan permintaan Beliau sebagaimana termaktub di dalam Al-Qur’an Surah Ash-Syuroo ayat 23
ذٰلِكَ الَّذِيْ يُبَشِّرُ اللّٰهُ عِبَادَهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِۗ قُلْ لَّآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ اَجْرًا اِلَّا الْمَوَدَّةَ فِى الْقُرْبٰىۗ وَمَنْ يَّقْتَرِفْ حَسَنَةً نَّزِدْ لَهٗ فِيْهَا حُسْنًا ۗاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ

Itulah (karunia) yang diberitahukan Allah untuk menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu imbalan pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan.” Dan barangsiapa mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan kebaikan baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri. (QS.42:23)
Di dalam ayat ini jelas dikatakan bahwa Rasulullah di dalam menyampaikan risalah, mendakwahkan Qur’an, Beliau tidak meminta imbalan, tidak meminta upah, tidak meminta gaji, yg Beliau harapkan hanyalah “Mawaddata Fil Qurba”

Apa itu Mawaddata Fil Qurba? Yaitu Kasih Sayang dalam Kekeluargaan. Beliau minta kita akur, Beliau minta kita harmonis, Beliau minta kita Berjamaah Fii Sabilillah, Beliau minta kita punya spirit “Bersaudara Sampai Surga Istiqomah Sampai Jannah”
Utk itu jauhi Prasangka Buruk, jalinlah komunikasi, sama-sama Berfastabiqul Khairat, sama-sama Ta’awanu Alal Birri wat-Taqwa…
Sama-sama Jangan Bosan Berbuat Baik, saling bersinergi, saling berkolaborasi, bagi tugas saling doa mendoakan, sebab kita satu tujuan hanya beda cara, beda methode, beda kiat

Semuanya kita bermuara akan kembali kepada Allah, “Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Raji’un”
Dan sebaik-baik Tempat Kembali sebelum Mati adalah Masjid (Baitullah) Rumah Allah
Kenapa Masjid ? Karena Masjid adalah Mahlighai yg dapat mengobati Kerinduan kita kepada Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
Sedapat mungkin kita ciptakan “Masjid Nabawi” dalam diri kita sehingga dapat mewujudkan satu tatanan kehidupan yg Mawaddata Fil Qurba layaknya satu kawasan Madinah Al-Munawwarah buah Karya Rasulullah

Kenapa musti Masjid ? Karena di dalam Al-Qur’an ada 4 Keistimewaan Masjid :
1. Masjid sebagai Tempat Berkumpul Manusia dan Tempatnya Aman :
وَاِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَاَمْنًاۗ وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَّقَامِ اِبْرٰهٖمَ مُصَلًّىۗ وَعَهِدْنَآ اِلٰٓى اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ اَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّاۤىِٕفِيْنَ وَالْعٰكِفِيْنَ وَالرُّكَّعِ السُّجُوْدِ
Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah (Ka’bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang iktikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!” (QS.2:125)

2. Masjid sebagai Tempat utk Mendapatkan Petunjuk :
اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ ۗفَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ
Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS.9:18)

3. Masjid sebagai Tempat yang Diberkahi :
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. (QS.17:1)

4. Masjid sebagai Tempat Memperoleh Rizqi Tanpa Batas :
لِيَجْزِيَهُمُ اللّٰهُ اَحْسَنَ مَا عَمِلُوْا وَيَزِيْدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
(mereka melakukan itu) agar Allah memberi balasan kepada mereka dengan yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Dia menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki tanpa batas. (QS.24:38)
Foto : Di Masjid Agung Al-Mu’awwanah Sanggau bersama Puang H.RusmanAli, selaku Ketua Nazhir Masjid Ka’bahKhadijahMunzalanPunggurMadinahDarussalam. LL “Lelahku Lillah”, “Lakukan Lupakan”, “Langsung Lunas” hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer